terlalu menjijikkan!Wanita ini mengembalikan potongan sushi ke ban berjalan

Wanita ini mengembalikan potongan-potongan kecil sushi ke ban berjalan sambil makan di restoran sushi.Aksinya menuai kecaman dari warganet.
Biasanya restoran sushi memiliki konveyor untuk menjual sushi.Belt conveyor adalah ban berjalan atau ban berjalan.Nah, kedepannya berbagai jenis sushi akan dijual di conveyor.
Dengan begitu, pengunjung bisa langsung mengambil sushi dari ban berjalan yang mengelilingi meja pengunjung.Sistem restoran sushi yang menggunakan conveyor belt tentunya harus higienis, apalagi di masa pandemi COVID-19 seperti ini.
Namun, menggunakan sabuk konveyor bisa berisiko jika pelindungnya kotor.Bagaimana itu terjadi di restoran sushi ini di Tuen Mun, Hong Kong.Seorang turis terlihat meletakkan potongan sushi kembali ke sabuk konveyor yang sedang berjalan.
Menurut Dim Sum Daily (14 September), sepertinya dia pertama kali mencicipi sushi di restoran sushi lokal.Wanita itu berkata bahwa sushi yang dia makan sudah basi karena rasanya asam.
Bahkan, sushi rasanya agak asam karena dibuat dengan campuran cuka.Jadi wanita itu mengembalikan sushi yang sudah digigit ke sabuk konveyor yang bergerak.
Tindakan ini diketahui oleh beberapa pelanggan lainnya.Marah dengan ini, mereka segera melaporkannya dan meninggalkan restoran.Karena potongan sushi tidak segera dikeluarkan oleh staf restoran.
Berjalan di ban berjalan, bekas gigitan sushi masih terlihat jelas.Kejadian itu tersebar dan menjadi viral di media sosial.Banyak netizen yang mengutuk restoran sushi tersebut karena tidak segera menghentikan perawatan wanita tersebut.
Yang lain menulis: "Ini menjijikkan, bagaimana jika turis lain mengambilnya?"
Ada juga cerita sebelumnya tentang seorang YouTuber yang sengaja meninggalkan GoPro-nya di ban berjalan agar kamera bisa mengabadikan semua momen terakhir.Video tersebut kemudian diunggah ke YouTube, yang kemudian menjadi viral dan terdengar di sebuah restoran.
Sebuah restoran menuntut tindakan dari seorang YouTuber yang memasang GoPro di ban berjalan karena bisa membuat sushi menjadi kurang higienis.Ancaman polusi juga besar, sangat mengancam kesehatan wisatawan.

 


Waktu posting: 11 Agustus-2023